DJBC Diminta Gelar Operasi Rutin di Pelabuhan Roro Telaga Punggur Batam, Sebagian Ada Barang llegal Sering Lolos

oleh -1,091 views
oleh
Foto mobil truk barang lintas daerah di provinsi saat mau nyeberang di pelabuhan ASDP Indonesia Ferry Telaga Punggur, kelurahan Kabil kecamatan Nongsa Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau Kepri.

Batam, informasi jurnalis – Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) diminta melakukan operasi gabungan rutin di Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Indonesia Ferry (Persero). ASDP. Telaga Punggur, kelurahan Kabil kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Menurut informasi yang diterima media ini bawah selama ini mobil truk dan mobil pick up yang membawa barang dari Batam ke luar daerah itu tidak hanya tujuan Tanjung Uban dan Tanjungpinang, melainkan tujuan Tanjung Batu, Tanjung Balai Karimun, Selat Panjang, Sei Selari Pakning dan Tanjung Balai Ashan, baik maupun Dabo Singkep serta Kulau Tungkal, Jambi, Pekanbaru.

Sementara barang yang dimuat di dalam mobil truk dan mobil pick up lintas daerah baik maupun provinsi tersebut diduga sebagaian tidak memiliki dokumen baik maupun tidak sesuai manifes. Bahkan mobil pick up tujuan Tanjungpinang dan Dabo Singkep tersebut terlihat jelas tidak sesuai kapasitas alias overload. Sehingga meresahkan pengendara di jalan raya.

Seperti yang terlihat saat ini mobil truk dan mobil pick up saat melintas di jalan raya Hassanudin, kelurahan Kabil kecamatan Nongsa sekitar pukul 17.30 Wib. Dimana mobil pick up tersebut sedang membawa barang tujuan pelabuhan ASDP Telaga Punggur. Kabarnya mobil pick up tersebut akan nyeberang.

“Mobil truk dan pick up yang membawa barang tujuan pelabuhan ASDP setiap pagi hingga malam tidak pernah ada putusnya bang. Terkecuali kalau ada Razia atau operasi pemeriksaan barang oleh pihak Bea Cukai di pelabuhan ASDP baru mobil-mobil barang itu sepi,” Katanya saat menyampaikan kepada media ini, Kamis (10/7/2025).

Mobil pick up sedang melintas di jalan raya Hasanuddin tujuan pelabuhan ASDP Indonesia Ferry Telaga Punggur. Tidak sesuai kapasitas.

Dan saat ini kata dia, di pelabuhan ASDP atau yang lebih dikenal pelabuhan Roro sedang ada razia, mobil-mobil truk yang membawa barang semua diperiksa oleh petugas bea cukai KPU Batam.

“Kita berharap kalau bisa setiap hari ada razia gabungan di pelabuhan ASDP itu, mobil-mobil truk dan mobil pick up yang membawa barang itu dibongkar saja semua muatanya. Terkadang mobil truk dan mobil pick up itu diduga tidak sesuai manifes di dalam suratnya. Apalagi di setiap mobil itu diduga sopirnya membawa rokok ilegal. terkadang diduga barang ilegal itu sebagian ada yang lolos,” Jelas sumber media ini.

Bahkan, menurut informasi sebelumnya terkait pemeriksaan mobil barang di pelabuhan ASDP Ferry oleh petugas bea cukai diduga tebang pilih. Adapun pemeriksaan barang bawaan mobil truk dan mobil pick up diperiksa hanya belakang saja.

“Diduga pemeriksaan barang di mobil truk dan mobil pick up itu tidak sepenuhnya. Terkadang di dalam muatan mobil truk dan mobil pick up tersebut sebagian ada membawa rokok non cukai alias ilegal,” Jelas sumber media ini.

Bahkan, kata dia, di dalam muatan mobil truk dan mobil pick up itu diduga ada sebagian barang ilegal jenis balpres, barang bekas yang diduga berasal dari Singapura.

“Diduga mustahil barang bawaan mobil truk dan mobil pick up itu murni memiliki dokumen semua bang, kalau tidak percaya suruh petugas bea cukai itu bongkar habis muatan mobil truk dan mobil pick up itu. Kita bukan tidak tahu dugaan permainan di pelabuhan ASDP itu bang,” Katanya.

Hingga berita ini dipublikasikan reporter media ini masih melakukan konfirmasi kepada Direktorat Jendral Bea dan Cukai (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.