Sejumlah Petani Karet Di Pulau Nias, Keluhkan Daya Jual

oleh -1,755 views
oleh
Foto peristiwa Warga masyarakat saat Menderes pohon karet di kebun. Foto lukas.


 
 INFORMASIJURNALIS.COM (Nias Selatan) mayoritas petani karet di pulau Nias provinsi sumatera utara, keluhkan harga pasaran. Selain mengeluhkan harga karet, masyarakat juga mengeluhkan harga jual kelapa, sementara itu karet atau getah adalah sumber pengasilan bagi warga masyarakat di kepulauan nias.
 
 Menurut salah seorang warga yang berprofesi sebagai petani getah Pilu pervenck waruwu, dengan turunnya harga komoditas karet, adalah merupakan hal buruk bagi masyarakat petani yang mayoritas sebagai sumber penghasilan masyarakat di Kepulauan nias. Saat ini masyarakat termasuk saya sangat kecewa dengan pemerintah karena membiarkan rakyat menderita akibat turunnya harga komoditas tani,”ucap warga saat menuturkat permasaalahan tersebut. Rabu (10/6/2020)
 
Sementara itu, Kepala Desa setempat juga menegaskan kiranya ada perhatian khusus pemerintah Kabupaten, Provinsi, dan pusat untuk segera mencarikan solusi atas anjloknya pasaran komoditas karet getah tersebut. Mengingat masyarakat kita mayoritas petani karet maka haruslah dan segera mengambil langkah agar petani kita mampu bertahan,” ujarnya.

Kades juga merasa prihatin melihat masyarakat Desa selalu mengeluh dengan harga karet yang berada di angka 4700/ kg, akan tetapi walaupun ke adaan seperti itu pemerintah juga tidak akan lepas tangan begitu saja. apalagi saat ini semua kebutuhan pokok pada naik, artinya keseimbangan ekonomi tidak ada karena daya beli masyarakat miris, maka dengan ini kami selaku pemerintah desa sangat berharap tindakan pemerintah daerah dan pusat,” ucap Faaduhu Buulolo.
 
“Masih kata dia, dengan Turunnya harga komoditas tani saat ini sungguh tidak wajar dengan harga kebutuhan pokok di pasaran, apalagi yang beredar di medsos bahwa sebenatnya harga minyak dunia turun hampir 50% namun pemerintah kita tidak ada menurunkan harga BBM Nasional. Sebenarnya sah-sah saja, apabila itu suatu kebijakan pemerintah kita harus menaruh perhatian terhadap komoditas tani. sehingga daya mampu beli oleh masyarakat tetap terjaga,” ucapnya.

Hingga kabar ini di posting oleh awak ini, bahwa awak media ini udah menelusuri di berbagai lokasi di pulau nias bahwa memang benar kondisi ekonomi saat ini sangat down, dan banyak sekali keluhan – keluhan masyarakat yang disampaikan kepada kami terkait kondisi  petani karet saat ini. sehingga dengan ke adaan seperti ini, kami bergegas untuk menulis berita ini . kiranya pemerintah kita dapat membuka mata hati untuk segera bertindak demi rakyat,” katanya (*)

Penulis ( Lukas Ndruru )