Melalui Konference Pers, Wakapolda Kepri Ungkap Narkotika Jenis Sabu

oleh -299 views
Foto istimewa wakapolda Kepri bersama Ditresnarkoba Polda Kepri dan Kabid Humas Polda Kepri serta jajaran Polda Kepri saat menggelar konferensi pers.

Batam, lnformasijurnalis – Ditresnarkoba Polda Kepri dan Sat Resnarkoba Polresta Barelang berhasil mengamankan tiga orang tersangka Inisial DE, AC dan AK alias K. atas dugaan tindak pidana narkotika jenis Pil Ekstasi dan Sabu.

Dimana pil Ektasi dan sabu tersebut diamankan Sebanyak 20.000 Pil Ekstasi dan 8.322 gram Sabu dapat diamankan dari tangan tersangka. Hal tersebut disampaikan oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Darmawan, M. Hum, saat menggelar konference Pers.Senin (30/11/2020)

Konference pers tersebut dipimpin oleh wakapolda kepri, didampingi oleh Ditresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Muji Supriyadi, S.H., S.Ik., MH, Kabid HumaS Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si., dan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang.

“Hal pertama yang saya sampaikan adalah pengungkapan Narkotika jenis Sabu sebanyak 8 bungkus besar yang berawal dari informasi yang diberikan oleh masyarakat, kemudian ditindak lanjuti oleh Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Kepri. Pada tanggal 24 nopember 2020, sekira pukul 16.00 Wib, dilakukan undercover untuk menjemput seorang tersangka brenisial DE. yang membawa narkotika jenis shabu dari malaysia dengan menggunakan kapal speed boad fiber,” Ucap Wakapolda kepri.

Masih kata wakapolda, Setelah itu tersangka Saat tiba dilokasi tim langsung melakukan penangkapan dan membawa tersangka ke Perairan Laut Nongsa, Kota Batam dan disaat dilakukan penggeledahan tim menemukan 1 buah jerigen warna biru,

dimana jerigen tersebut berisikan 5 bungkus sabu yang dibungkus dengan plastik kemasan merk qing shan, 2 bungkus sabu yang dibungkus dengan plastik kemasan merk Guan Yin Wang, dan 1 bungkus sabu yang dibungkus dengan lakban warna coklat dan setiap bungkusan sabu tersebut dibalut lagi dengan pempers merk drypers,” Ucapnya lagi.

Dari penangkapan kata waka, terhadap Inisial DE kemudian tim melakukan pengembangan setelah itu tim berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka berinisial AC pada hari selasa, tanggal 24 nopember 2020, sekira jam 23.00 wib di parkiran Hotel Ramayana, Nagoya, Kota Batam. Kemudian tim terus melakukan pendalaman lagi dan didapatkan satu berinisial A yang masih menjadi DPO,” Ujarnya.

“Dari hasil penimbangan keseluruhan barang bukti narkotika jenis sabu tersebut seberat 8.322 gram dengan dua orang tersangka Inisial DE dan AC dan hasil interogasi terhadap tersangka bahwa barang haram tersebut akan diedarkan di wilayah Surabaya dan Madura,” jelasnya.

Ia memaparkan Dari keterangan tersangka bahwa barang bukti tersebut berasal dari Malaysia dan sampai saat ini Tim dari Dit Resnarkoba Polda Kepri terus melakukan pendalaman dan pengembangan.

“diharapkan ini bisa membuka jaringan nya sehingga kita bisa mengungkap lebih banyak lagi barang bukti dan tersangka. Dan informasi yang kita dapat Pil ini akan diedarkan di Kepri dan didistribusikan ke tempat-tempat lain,” jelas wakapolda.

Sehingga kata wakapolda, Atas perbuatannya para tersangka dapat dikenakan pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) dan atau Pasal 123 ayat (1) Undang-Undang no 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana dengan pidana hukuman mati, atau pidana penjara seumur hidup atau pidana Penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun,” katanya (*)

Rosjihan Halid.