Batam, informasi jurnalis – Direktorat Pengamanan Aset (Ditpam BP Batam) bersama TNI dan Polri menertibkan aktivitas tambang pasir ilegal di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandar Udara internasional Hang Nadim Batam.
Penertiban tambang pasir ilegal tersebut dinilai membahayakan keselamatan penerbangan, sebab selama ini, Kawasan KKOP tersebut rusak parah akibat para pelaku yang dinilai mementingkan dirinya sendiri tanpa memikirkan keselamatan orang lain.
Penertiban tambang pasir pasir di Kawasan KKOP tersebut melibatkan sebanyak 200 personel gabungan dari Ditpam BP Batam, termasuk Lanud Hang Nadim, Polsek Bandara, Kodim 0316, serta pengelola kawasan bandara ikut diterjunkan untuk mengamankan lokasi dan menghentikan aktivitas penambangan pasir ilegal tersebut.
Sementara masyarakat Batam baik maupun instansi lainnya sangat mendukung jajaran Ditpam BP Batam dan TNI Polri, yang menertibkan tambang pasir ilegal tersebut. sebab selama ini kerusakan kawasan KKOP itu rusak parah.
“Kami sangat mendukung jajaran Ditpam BP Batam dan TNI Polri yang menertibkan tambang pasir ilegal di Batam ini, tidak hanya tambang pasir melainkan aktivitas cut and fill ilegal, kalau bisa sapu semuanya, jangan pandang bulu,” Ucap masyarakat Batam kepada media ini, Jumat (6/2/2026).
Ia mengatakan mengenai aktivitas tambang pasir ilegal di Kawasan KKOP tersebut, sesungguhnya sudah lama, akan tetapi para pelaku penambang pasir itu bolak balik melakukan aksinya.
“Sering kali jajaran Ditpam BP Batam dan TNI Polri melakukan penertiban tambang pasir di Kawasan KKOP itu, akan tetapi para pelaku itu bandel. Kita meminta kalau bisa di Bida Asri 3 itu sikat semua, jangan dibiarkan lagi beroperasi. Tahun dulu pernah ditertibkan, akan tetapi para pelaku itu kembali lagi bermain, kalu bisa tangkap semua pelakunya,” Tegas dia.

Kita meminta kata dia, apabila para pelaku penambang pasir itu ada dugaan pembekapan oleh oknum-oknum tertentu agar segera diberikan tindakan tegas, karena kerusakan lingkungan hidup itu sangat berbahaya dan menyebabkan terjadinya longsor dan banjir.
“Sekarang tambang Pasir di Kawasan KKOP Sudah Dibongkar, Tambang Pasir di Bida Asri 3 itu Kapan lagi Ya,” Katanya.
Terpisah, Kasi Patroli dan Pengamanan Hutan Ditpam BP Batam, Wilem Sumanto, mengatakan terkait operasi penertiban tambang pasir ilegal di Kawasan KKOP tersebut berjalan lancar, sementara lokasi tambang lainnya masih target.
“Ada beberapa tempat yang sudah menjadi target tim gabungan. namun, banyaknya kegiatan tim tentunya masih menjadwalkan waktu yang tepat untuk turun kembali pak,” Ucap Wilem melalui pesan WhatsApp nya kepada media ini, Jumat (6/2/2026).
Reporter media ini menanyakan mengenai aktivitas tambang pasir di Bida Asri 3, kelurahan Sambau tersebut masih dalam pembahasan.
“ltu sudah dalam pembahasan dan bagian dari target karena kerusakan lingkungannya juga sudah sangat parah,” Katanya (*)







