Ngeri Tanah Lumpur di Badan Jalan TPA Punggur Batam Resahkan Pengendara Banyak Berjatuhan

oleh -778 views
oleh
Foto peristiwa jalan raya Pattimura penuh lumpur.

Batam, informasi jurnalis – Kurang lebih sepanjang 500 meter dari pintu masuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Punggur Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tepatnya di jalan Patimura, aspal terlihat jelas tertutup lumpur Setebal kurang lebih tiga centi meter.

Sementara lumpur tersebut terbawa roda truk sampah yang keluar masuk mengantar sampah dari seluruh penjuru di Kota Batam ke TPA.

Hal ini dikarenakan tidak adanya fasilitas pencucian roda kendaraan di TPA Punggur, yang sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

Informasi yang diterima media dari beberapa supir truk sampah di kota Batam mengatakan sudah hampir satu tahun terakhir mesin yang selama ini digunakan untuk mencuci roda mobil truk roll mengalami kerusakan.

“Kalau dulu ada mesinnya, jadi setelah keluar dari lokasi pembuangan kita cuci rodanya sebelum keluar ke jalan raya, tapi hampir satu tahun terakhir ini mesin penyemprot itu sudah tidak digunakan lagi, awalnya slangnya rusak,” kata Sopir mobi truck kepada media ini, Jumat (5/12/2025)

sementara lumpur yang terbawa rod Truk sampah dan mengotori jalan tersebut sangat membahayakan pengendara yang melintas khususnya yang datang dari pelabuhan Punggur menuju Batam center.

Warga sekitar mengatakan selama ini sudah banyak pengendara yang jadi korban khususnya pengguna sepeda motor. bahkan saat jam sibuk pulang kerja kadang banyak pengendara yang terjatuh.

“kalau sampai meninggal memang saya belum dapat informasi, tapi kalau yang luka-luka sudah banyak,” kata masyarakat Punggur kepada media ini,” Jumat (5/12/2025).

Dia mengatakan di daerah Pelabuhan Punggur ada beberapa perusahaan galangan kapal karyawannya cukup banyak, jadi saat pulang kerja diduga banyak yang terjatuh, karena jalannya sangat licin akibat lumpur yang sangat tebal.

Begitu juga masyarakat lainnya mengaku selama ini banyak juga orang tua yang jemput anaknya pulang pergi sekolah dari SMPN 17 yang diduga terjatuh.

Terlihat jelas tanah lumpur di badan jalan raya kurang lebih setebal 3 centi meter.

“kasihan juga kita, karena memang jalan itu satu-satunya yang digunakan warga khususnya dari Punggur ke pemukiman yang ada di wilayah Kavling Lama dan Kavling Baru,” Ucapnya lagi kepada media ini.

Dia juga mengatakan meski sudah banyak korban yang diduga jatuh tetapi pemerintah terkesan tutup mata, bahkan belakangan truk sampah yang begitu banyak keluar masuk ke TPA mengakibatkan lumpur semakin tebal.

“yang paling kasihan lagi, saat panas lumpur itu berubah menjadi debu pekat beterbangan, ini bukan hanya pengendara yang jadi korban, tetapi warga sekitar juga,” katanya.

Bahkan, dia mengatakan hanya tinggal menunggu waktu saja. “Nanti paling wara yang jadi korban penuh di rumah sakit, baik yang sesak napas batuk dan terserang penyakit lainnya akibat debu yang cukup tebal setiap hari di daerah Punggur ini,” Jelas nya.

Untuk itu, dia berharap kepada pemerintah Kota Batam untuk segera memperbaiki kondisi jalan raya yang penuh lumpur di jalan Pattimura, kelurahan Kabil, kecamatan Nongsa tersebut.

“Kita berharap pemerintah jangan hanya duduk di kantor, dan menerima laporan. Harapan kita mereka bisa melihat langsung kondisi dilapangan,” Katanya.

Hingga berita ini dipublikasikan, reporter media ini masih melakukan konfirmasi kepada pemerintah Kota Batam/kepala BP Batam (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.