Tanah di Bahu Jalan Raya Pasir Putih Berserakan, Pengendara Sepeda Motor : Mata Saya Merasa Perih

oleh -657 views
oleh
Foto tanah di bahu jalan raya wilayah Pasir Putih Batam center berserakan.

Batam, informasi jurnalis – Dinas Perhubungan (Dishub) baik maupun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam diminta ambil tindakan tegas terhadap pelaku perusahaan yang mengotori jalan raya di wilayah Pasir Putih, kelurahan Teluk Tering, kecamatan Batam Kota, Kota Batam. Pasalnya, jalan raya tersebut kotor dan berdebu akibat adanya aktivitas bongkar muat tanah jenis bouksit.

Menurut pengendara sepeda motor saat melalui jalan raya tersebut mengaku matanya merasa perih akibat terkena debu. Tidak hanya matanya perih melainkan bajunya ikut kotor akibat debu yang beterbangan.

“Saya balik kerja selalu lewat jalan ini pak karena rumah tidak jauh dari tempat saya kerja. Dulu tidak ada tanah di jalan raya ini sekarang bapak lihat sendiri tanah di jalan ini berserakan dan pihak perusahaan ini tidak mau membersihkannya, seharusnya mereka bersihkan karena jalan ini di tengah kota,” Ucapnya kepada media ini, Rabu (24/12/2025).

Tidak hanya pengendara sepeda motor, melainkan pemilik rumah makan dan pedagang hingga pengusaha cucian mobil juga mengeluhkan debu yang beterbangan dari jalan raya tersebut. Dia mengaku dari tempat usahanya tidak jauh dari jalan raya.

“Usaha kami tidak jauh dari tempat aktivitas bongkar muat tanah ini pak, dan tanah itu sering kali saya lihat berjatuhan dari bak mobil dum truk itu, apa lagi kalau mobil itu datang ngantar tanah dari luar, pas dia selesai nuang, waduh tanah di rodanya itu bergumpalan sampai depan hotel 01 jalan raya ini kotor pak,” Ucapnya.

Dia meminta kepada dinas terkait untuk segera menyetop aktivitas bongkar muat tanah di perusahaan di wilayah Pasir Putih, dikarenakan dirinya dan pengusaha lainnya tidak tahan dengan debu tanah di bahu jalan raya beterbangan kemana-mana tiap hari.

Foto mobil Dum truk di jalan raya Pasir Putih saat ngantar tanah jenis bouksit.

“Kami meminta kepada dinas terkait untuk segera melakukan Penyetopan karena kami tidak tahan dengan debu tanah di bahu jalan raya ini beterbangan kemana-mana pak. Kami sebenarnya tidak melarang melakukan aktivitas apapun asal tanahnya itu dia bersihkan baik maupun disiram karena jalan ini jalan tengah Kota Batam pak,” Katanya.

Saat tim media melakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan yang melakukan aktivitas bongkar muat tanah jenis bouksit di wilayah Pasir Putih tersebut pekerja sopir mobil dum truk roda 10 mengaku bouksit tersebut akan di bawa ke Kabil.

“Kami bawa ke PT BBS, di wilayah Kabil pak, dan kerjaan ini mulai kurang lebih 10 hari. mengenai tanah di bahu jalan ini biasanya disiram karena tukang siramnya tidak masuk lantaran bekonya rusak,” Kata alasannya.

Hingga berita ini dipublikasikan reporter media ini masih melakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan di wilayah Kabil (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.