Sejumelah Petani Kelapa Sawit Di Nias, Keluhkan Sikap Pemerintah

oleh -356 views
Foto peristiwa pohon kelapa sawit di kebun.foto lukas.

INFORMASIJURNALIS.COM (Nias Selatan) Masyarakat kabupaten Nias Selatan provinsi sumatera utara, sedang menaruh harapan kepada pemerintah daerah agar pemerintah dapat memberikan solusi bagi masyarakat petani Kelapa Sawit yang sudah diprogramkan pada tahun lalu.

Hingga terkait hal tersebut, awak media mencoba melakukan konfirmasi kepada Wakil Bupati Nias Selatan, Sozanolo Ndruru. melalui via Whatsapp selulernya dirini belum bersedia berkomentar terkait hal tersebut. hanya dirinya menjawab secara singkat ketika di konfirmasi.

“Masih belum bisa buka paksa mesti di tambah,” ucapnya singkat saat di konfirmasi melaluit pesa WhasApp selulernya. Senin (11/8/2020)

sementara itu, salah sesorang warga nias selatan Dachi. Saat menuturkan permasaalahan tersebut, bawha dulu ia memiliki kebun karet, dimana pohon karet tersebut adalah sumber penghasil bagi dirinya, namun setelah adanya program pemerintah tentang penanaman pohon kelapa sawit malah pohon karet yang ia miliki tersebut di tebangi di ganti menjadi pohon kelapa sawit,” ucapnya.

“Dulu kami memiliki kebun karet, setelah ada program dari pemerintah daerah tetang penanaman pohon kelapa sawit. jadi pohon karet itu di tebangi di ganti dengan pohon sawit, setelah kami menanam pohon sawit malah buah sawit ini tidak ada penampungnya,” ujar Dhci.

Ia berharap kepada pemerintah agar pemerintah dapat segera mengambil langkah agar kegalauan para petani sawit tersebut dapat terobati,

“Kami berharap kepada pemerintah daerah, semoga pemerintah daerah mengambil langkah, agar kami sebagai petani kelapa sawit ini dapat di perhatikan supaya kami tidak galau,” ucapny.

Sementara itu, Kelapa sawit di Nias selatan diperkirakan sekitar 927 Ha berdasarkan informasi dari statistik Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara melalui situs disbun.sumutprov.go.id, jadi dengan luas sawit yang sekarang dinias selatan sudah cukup luas namun kita belum tau apakah layak dibuatkan PKS atau tidak.(*)

Penulis. By Lukas Ndruru