Anak Meninggal, Saat Berenang Di Pantai Golden Prawn

oleh -1.098 views
Foto peristiwa anak saat di antar ke RS harapan bunda.

INFORMASIJURNALIS.COM (Batam) seorang anak Perempuan tenggelam di pantai Golden prawn kecamatan Bengkong kota batam, akibat kejadian itu anak tersebut meninggal dunia. Kejadian peristiwa itu sekitar pukul
15.30. Waktu indonesia bagian barat (wib) senin ( 17/8/2020)

Sebelum kejadian peristiwa tersebut. Korban beserta orangtuanya, serta abang kandung, adik perempuannya dan beberapa orang tetangganya pergi dengan menggunakan carry dari Baloi Kolam menuju Pantai Golden Prawn, dan setibanya di tempat olah kejadia perkara (TKP) orang tua beserta keluarganya bermain di pantai tersebut.

“Korban beserta orang tuanya dan rombongannya berenang di Pantai golden prawn, tidak lama kemudian orangtuanya beserta korban keluar dari pantai, dan saat itu korban mengatakan kepada orang tuanya “mak, sewa banlah” kata anak korbat itu kepada orang tuanya. dan orangtuanya menjawab. ga usahlah, kita kan udah mau pulang nak, jawab orang tua korban itu kepada anaknya,” ucap kapolsek bengkong. AKP Yuhendri Januar, SH, saat menceritakan peristiwa tersebut.

Masih kata dia, kemudian orangtuanya mencari dan membawa adik korban A.n CS. yang berumur 3 tahun keluar dari pantai, dan saat orang tuanya mencari korban, korban tidak ditemukan setelah beberapa saat mencari, tiba-tiba ada seorang laki-laki yang berada didalam pantai mengatakan “ini anaknya itok, mendengar hal tersebut orang tua korban langsung menemui laki-laki tersebut,” ujarnya.

Dia memaparkan terkait korban yang tenggelam tersebut, bahwa korba yang tenggelam itu di temuinya sudah tidak sadarkan diri.

Ia mendapati korban itu, kata dia. bahwa korban itu dalam keadaan tidak sadarkan diri, kemudian orangtua korban membawa korban ke RS Harapan Bunda dan setelah ia sampai di RS pihak RS mengatakan bahwa Korban itu sudah tidak bernyawa lagi,” jelasnya.

Ia menduga korban itu bawahwa korban tersebut meninggal dunia saat menuju RS

Diduga Korban meninggal dunia pada saat akan menuju Rumah Sakit Harapan Bunda,” katanya (*)

Rosjihan Halid.