Diduga Melakukan Pemerasan, LIRA Batam Desak Menteri Imigrasi Copot Kepala Imigrasi Batam

oleh -632 views
oleh
Foto Walikota Lumbung lnformasi Rakyat Lira Batam Herry Sembiring.

Batam, informasi jurnalis – Walikota Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kota Batam, Herry Sembiring mendesak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimpas) mencopot Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) kelas l khusus TPI Batam, Hajar Aswad.

Desakan LIRA itu agar Kakanim Batam segera dicopot dari jabatannya karena diduga melakukan pemerasan oleh oknum petugas Imigrasi Batam terhadap wisatawan Singapura, menurut Herry kasus tersebut telah merusak citra pariwisata Kepri dan bahkan Indonesia di mata wisatawan.

“Terlepas dari investigasi internal yang dilakukan Imigrasi Batam, namun Kepala Kantor Imigrasi Batam sebagai pimpinan tetap harus bertanggung jawab. Kami mendesak Menteri Imigrasi mencopot Kepala Kantor Imigrasi Batam,” Ucap Herry Sembiring kepada media ini, kamis (2/4/2026).

Herry menekankan bahwa Kepala Imigrasi harusnya bisa melakukan pengawasan yang ketat terhadap jajarannya. Pengawasan tersebut terutama dimaksudkan guna menghindari terjadinya penyimpangan yang dilakukan oleh petugas Imigrasi Batam terutama yang bertugas di pintu masuk Batam.

Pasalnya, kata Herry petugas Imigrasi yang bertugas di pintu masuk Imigrasi yang ada di pelabuhan merupakan garda terdepan dan sangat rentan terjadi dugaan pemerasan karena bertemu dengan wisatawan.

Bahkan dia menyebutkan Kepala Kantor Imigrasi Batam dinilai gagal menciptakan sistem pengawasan yang efektid terhadap jajaran petugas Imigrasi yang bertugas di pintu masuk pelabuhan, sehingga peristiwa dugaan pemerasan tersebut terjadi.

“Silakan Imigrasi Batam melakukan investigasi internal tapi sekali lagi kita meminta Kepala Imigrasi Batam dicopot sebagai bentuk tanggung jawab atas peristiwa dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum petugas Imigrasi Batam,” Tegas Herry.

Terkait investigasi yang dilakukan oleh Kantor Imigrasi Batam, Herry menekankan agar investigasi dilakukan secara komprehensif dan sungguh-sungguh. Sehingga, investigasi betul-betul menjadi efektif dan menuntaskan permasalahan tersebut hingga ke akar-akarnya dan seluruh petugas yang diduga terlibat diproses sesuai aturan.

“Kita juga meminta hasil investigasi diumumkan ke publik secara transparan agar masyarakat tahu dan semuanya terang benderang,” paparnya.

Pengumuman hasil investigasi secara terbuka ke publik juga agar masyarakat tahu dan percaya bahwa Kantor Imigrasi Batam memang sungguh-sungguh menangani persoalan dugaan pemerasan terhadap wisatawan oleh oknum petugas Imigrasi Batam.

“Jangan sampai ada kesan Kantor Imigrasi Batam tidak serius menangani persoalan yang menyangkut petugas Imigrasi Batam ini. LIRA Batam akan mengawal kasus ini hingga tuntas,” tegas Herry.

Dia juga berharap investigasi bisa cepat rampung agar kepercayaan wisatawan asing khususnya Singapura bisa datang kembali ke Batam. Herry juga berharap agar masalah ini tidak berdampak luas terhadap pariwisata Batam dan pariwisata Indonesia karena Batam merupakan salah satu pintu masuk pariwisata Indonesia.

“Jangan lupa Singapura merupakan salah satu negara dengan jumlah wisatawan terbanyak masuk ke Batam, jadi kami berharap persoalan dugaan pemerasan terhadap wisatawan Singapura dan wisatawan dari negara lainnya,” Katanya.

Hingga berita ini dipublikasikan, reporter media ini masih melakukan konfirmasi kepada kepala kantor imigrasi kelas l khusus TPI Batam (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.