Bea Cukai Batam Percepat Layanan lnpor Sebanyak 122 Ribu Vaksin Hibah Dari Singapura

oleh -76 views
Foto petugas Bea Cukai Batam saat memberikan pelayanan dan memfasilitas pengeluaran barang importasi vaksin Hibah dari Singapura. Foto BC Batam.

Batam, lnformasijurnalis – Bea Cukai Batam memberikan pelayanan dan memfasilitas pengeluaran barang importasi vaksin Hibah dari Singapura, tujuan Batam. vaksin hibah jenis AstraZeneca tersebut tiba di Batam melalui Pelabuhan Batu Ampar, Rabu (29/9/2021).

Dimana vaksin AstraZeneca Sebanyak 122.400 tersebut merupakan bantuan langsung dari Pemerintah Singapura kepada Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, Bea Cukai Batam, M. Rizki Baidillah mengatakan, Dari total keseluruhan jumlah dosis vaksin yang tiba, tersebut akan dialokasikan sebanyak 60.000 dosis untuk Pemerintah Kota Batam, dan 62.400 dosis untuk Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

“Hal ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya Indonesia menangani pandemi covid-19, serta memperkuat hubungan persahabatan antar kedua negara,” Ucap Rizki saat menyampaikan kegiatany.

Rizki menyebutkan, pelayanan yang diberikan oleh Bea Cukai Batam dalam hal ini adalah pemberian fasilitas kepabeanan dan atau cukai serta perpajakan atas impor barang keperluan penanganan pandemi Covid-19.

“vaksin tersebut diberikan pembebasan Bea Masuk, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan Pajak Penghasilan (PPH) tentang Pasal 22 Impor,” Ujarnya.

Sedangkan kata Rizki, Pada kedatangan vaksin kali ini, dihadiri langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan Zulfikar Islami, dan Kepala Seksi Fasilitas Pabean dan Cukai, Hembran Dita. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid dan Konsulat Singapura, Lim Yihong.

Sedangkan Menurut Kepala Seksi Fasilitas Pabean dan Cukai Hembran Dita, bahwa pemberian fasilitas impor vaksin ini sejalan dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 188 Tahun 2020 Tentang Pemberian Fasilitas
Kepabeanan Dan/Atau Cukai serta Perpajakan Atas Impor Pengadaan Vaksin Dalam Rangka Penanganan Pandemi tersebut.

“Bea Cukai Batam akan menjadikan prioritas utama setiap kegiatan yang berkaitan dengan penanganan Covid-19 termasuk distribusi vaksin sebagaimana diatur dalam PMK 188 Tahun 2020. Bahwa Bea Cukai Batam
juga akan menyederhanakan proses dan mengedepankan percepatan pelayanan, sehingga vaksin untuk penanganan pandemi covid 19 dapat segera diselesaikan sesuai administrasi kepabeanannya. dan dapat cepat
didistribusikan dan diakses oleh masyarakat melalui Dinas Kesehatan terkait,” ujar Hembrand.

Hmbrand juga mengatakan, Selama tahun 2020-2021 Bea Cukai Batam telah menerbitkan sebanyak 23 kali perizinan fasilitas terkait dengan pemasukan barang penanganan pandemi Covid-19 seperti vaksin, oksigen, hand sanitizer, alat pelindung diri (APD) dan peralatan kesehatan lainnya.

“Selama pandemi dari tahun 2020 hingga 2021 Bea Cukai Batam telah menerbitkan 23 kali perizinan fasilitas dalam bentuk Salinan Keputusan Menteri Keuangan terhadap pemasukan barang-barang kebutuhan pandemi Covid-19. Untuk itu Bea Cukai Batam secara berkelanjutan melakukan koordinasi baik dengan instansi Pusat, seperti Kemenkes dan BNPB serta instansi di daerah, seperti Dinas
Kesehatan dan BPOM. Dengan adanya sinergi antar instansi maka kendala-kendala di lapangan dapat teratasi,” katanya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Batam melalui Sekretaris Daerah mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Singapura dan Instasi yang terlibat dalam pemasukan vaksin kali ini.

“Terima kasih kepada pihak Pemerintah Singapura yang telah memberikan bantuan vaksin yang pertama
ini, sebelumnya juga telah diberikan bantuan seperti hand sanitizer, masker dan lainnya. Semoga dengan adanya kedatangan vaksin ini dapat mempercepat proses vaksinasi masyarakat di Kota Batam,”
Ucap Jefridin.

Terpisah, Kepala Seksi Layanan Informasi Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam, Undani juga mengatakan, Bea Cukai Batam berkomitmen tinggi mendukung pemerintah dalam penanganan pandemi covid-19. Selain memberikan fasilitas impor vaksin, sebelumnya juga telah memberikan fasilitas terhadap distribusi oksigen ke berbagai wilayah di Indonesia.

“Pada bulan Juli lalu, PT Samator Gas Industri telah berhasil mendistribusikan 200 lebih ton oksigen dari Batam ke berbagai wilayah seperti Medan, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Kalimantan Barat. Hal ini merupakan bentuk dukungan dukungan nyata pemerintah dalam menangani pandemi di Indonesia,” katanya (*)

Rosjihan Halid.