Batam, informasi jurnalis – Aktivis Kota Batam Yusril Koto menyayangkan kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam terkait pengangkutan sampah Rumah Tangga oleh pihak Badan Pengelolaan Lingkungan (BPL).
Menurut Yusril, yang seharusnya berhak melakukan pengangkutan sampah Rumah Tangga adalah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, bukan pihak BPL, akan tetapi mengapa pihak BPL melakukan pengangkutan sampah Rumah Tangga.
Seperti yang ditemukan di kawasan pertokoan belakang Edukit, kelurahan Sungai Panas, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, pada hari Jumat (20/3/2025).
Terlihat jelas pengangkutan sampah Rumah Tangga tersebut dilakukan oleh pihak BPL bukan dari pihak DLH Kota Batam. Sehingga aktivitas yang mereka lakukan diduga menyalahi Aturan (Perda) Kota Batam.
Yusril melakukan pertanyaan kepada sopir dum truck warna hijau merek Hino berplat KT 8173 lA. atas nama Sony yang sedang melakukan pengangkutan sampah Rumah Tangga di belakang kawasan pertokoan Edukit.
Ketika sopir dum truck ditanya terkait perizinan transportir pengangkutan sampah tersebut, ia mengaku sudah memiliki izin dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam.
“Yang pastinya kami dapat arahan dan kami ada izin langsung dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam secara langsung,” Ucap Sony selaku sopir dum truck tersebut.
Bahkan Sony mengaku secara langsung melakukan dugaan pengutipan iuran sampah kepada si pemilik ruko yang ada di kawasan pertokoan belakang Edukit kelurahan Sungai Panas, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam tersebut.
“Si pemilik ruko pembayar distribus sampah nya kepada pihak BPL terus pihak BPL membayar kepada Dinas Lingkungan Hidup sesuai dengan tonase,” Katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Eka ketika dikonfirmasi media ini terkait pengangkutan sampah yang dilakukan oleh pihak Badan Pengelolaan Lingkungan (BPL) belum bisa menjawab.
Hingga berita ini dipublikasikan reporter media ini masih melakukan konfirmasi kepada walikota Batam Amsakar Achmad.
(Jihan) bersambung.







