Puluhan Depot Air Minum Kembali Datangi DPRD Komisi Satu

oleh -44 views
Foto suasana rapat dengar pendapat diruang rapat komisi l DPRD kota Batam

Batam, lnformasijurnalis – Puluhan depot air minum, kembali mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, kedatangan itu berkaitan dengan permasalahan yang terjadi dilapangan yakni merek air minum Mindy yang dikelola oleh PT Wahana Tirta Milenia.

Dimana para depot itu mengikuti rapat dengar pendapat di ruang rapat komisi l DPRD kota batam, Sebanyak 30 orang yang tergabung dalam asosiasi pengusaha depot air minum itu, diterima oleh Wakil ketua Komisi I DPRD Kota Batam Harmidi Umar Husein,

Adapun tuntutan yang mereka inginkan kepada DPRD komisi l bahwa salah satunya bagaimana usaha mereka usaha mereka itu jangan sampai mati.

“Ini juga sudah kita komunikasikan kepada perusahaan Mindy, namun hingga kini tidak ada digubris apa yang menjadi keluhan sejumlah depot air minum di Batu Ampar tersebut,” Ucap Harmidi saat di wawancarai di gedung DPRD komisi l, Senin, (3/5/2021).

Masih kata dia, Sebenarnya boleh pengusaha itu mencari relasi ke sejumlah wilayah di Batam, tetapi jangan sampai mematikan usaha depot air minum orang lain. Ini akan menjadi tanda tanya bagi semua pihak.

Menurut Harmidi, aspirasi dari sejumlah asosiasi depot isi ulang ini secara spontan, mereka ini kan juga di lapangan dan sekaligus menanyakan apa lanjutan RDP pertama dulu.

“Tentu karena mereka ingin tau jadi kita tampunglah aspirasinya,” Ucapnya.

Harmidi menegaskan bahwa ini akan secepatnya diselesaikan agar tidak lagi menjadi masalah seterusnya, kami akan panggil pengusaha Mindi untuk dilakukan pertemuan dengan pengusaha depot air minum isi ulang yang ada di Tanjung Sengkuang, Batu Ampar.

Sementara itu ketua Asosiasi Depot Air Minum Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Fahrur Rozi menyebutkan pihaknya dalam hal ini selaku usaha depot air minum sangat keberatan atas adanya perusahaan air minum Mindi yang mana masuk ke wilayah tersebut.Bahkan menjatuhkan harga Rp 5000 artinya ini sama saja bersaing dengan depot isi ulang donk.

“Padahal mereka perusahaan Mindi itu sudah levelnya diatas depot isi ulang, nyatanya masih membuat harga sama dengan isi ulang,” Ucapnya.

Nah kata dia, Kedepan inilah yang kami inginkan agar masalah ini bisa diselesaikan dengan baik. Makanya mengadu ke DPRD Kota Batam supaya ini bisa ditindaklanjuti,” katanya (*)

Rosjihan Halid.